ANALISIS KRITIS TEOLOGIS TERHADAP GEREJA TUHAN YANG MAHA KUASA
DOI:
https://doi.org/10.48125/jtb.v11i1.364Kata Kunci:
Gereja, Tuhan Maha Kuasa, Inkarnasi, KristusAbstrak
Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa belakangan ini marak diperbincangkan. Beberapa kalangan menganggap bahwa ini adalah sebuah ajaran baru dalam tubuh kekristenan, sedangkan bagi beberapa yang lain, merupakan ajaran sesat versi modern. Meski terlihat rapi dalam bermisi, menurut beberapa pengamat, pengajaran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa cenderung tidak sejalan dengan kekristenan pada umumnya. Meski demikian, kiprahannya kini mala-melintang di banyak negara termasuk Indonesia. Karena itu diperlukan sebuah analisis teologis guna memperoleh pemahaman yang benar tentang posisi teologis Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa, sebelum menarik kesimpulan pribadi sebagai sarana edukasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan biblika sebagai basis eksegese-interpretasi dengan menggandeng studi kepustakaan sebagai sarana pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa adalah ajaran sesat versi modern yang hakekat pengajarannya merupakan kompilasi-selektif dari ragam pengajaran klasik dalam tubuh kekristenan yang dibungkus retorika dan filsafat.